Bila Ibu Boleh Memilih

October 4, 2007 • 1:08 am

Puisi ini aku dedikasikan kepada anakku Alma, semoga kamu menjadi anak yang berbakti kepada ayah dan bunda nak…ingatlah selalu perjuaangan bunda mu…

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu…
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah

Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata…

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah… saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu, Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu

Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…

Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)
Jakarta, 21 Agustus 2004
Dikutip dari Bila Ibu Boleh Memilih, kumpulan puisi hati Ratih Sanggarwati.

Cats: Life, Pregnancy

Detik-detik Kelahiran Alma

• 12:02 am

Jumat, 21 September 2007

Hari ini seperti biasa aku masuk kantor dan melakukan aktivitas normal. Badanku sebenernya udah berat banget buat dibawa kerja, tapi aku berusaha untuk tetep aktif dan gak mengeluh. Hari ini juga akhirnya aku mulai menulis form cuti. Karena bosku baru akan kembali dari tripnya tanggal 1 Oktober, akhirnya aku putuskan untuk memulai cuti melahirkanku dari tanggal 3 Oktober, jadi aku masih bisa sempet ketemu beliau untuk urusan yang belum kelar. Form udah di tanda tanganin, tinggal dikasi ke bagian HR kalo udah deket dengan hari H.

Hari kamisnya aku sempet meng-organise pemesanan Es krim Ben and Jerry buat temen-temen di kantor, jadi waktu Jumat sore sebelum pulang aku sibuk bagi-bagiin pemesanan mereka dan masih aktif bekerja sampe pulang kerumah dan aktivitas malam seperti biasa. Sampe disini gak ada tanda-tanda kalo aku bakal melahirkan.

Sabtu, 22 September 2007

Pukul 00:30 WIB

Tiba-tiba aku kebangun dan kebelet pipis. Saking kebeletnya sampe-sampe sempet netes di celana. Kelar pipis dan siap-siap kembali ke tempat tidur aku merasa masih ada tetesan air di celanaku, terpaksa aku balik lagi ke kamar mandi dan pipis lagi, kemudian ganti celana. Aku gak berpikir macem-macem saat itu karena aku yakin banget kalo itu adalah air seni bukan ketuban.

Aku mencoba untuk tidur lagi tapi kok entah kenapa rasanya lembab terus. Aku coba bangunin masku dan cerita mengenai ini. Aku bilang, jangan-jangan ini air ketuban bukan pipis. Masku yang saat itu udah tidur, sambil merem cuma komen gak usah khawatir. Aku lagi-lagi mencoba untuk tidur lagi. Tapi gak taunya rentang waktu antara 00:30 sampe 3:30 aku gak berenti-berenti bulak balik kamar mandi, dan ini jarang terjadi sebelumnya. Rasanya pengen pipis terus. Akhirnya aku coba buka buku kehamilan dan baca-baca mengenai air ketuban. Aku coba identifikasi cairannya dan emang gak berbau. Pada saat membasuh pipis aku sempet menemukan benang-benang darah mengalir dan merasakan ada lendir di seputar kemaluanku. Aku pikir, wah jangan-jangan emang ini udah waktunya… aku juga sempet merasakan kejang di perut bawah beberapa kali.

Pukul 4:00 WIB

Akhirnya kami memutuskan untuk menghubungi dr. Tyas. Dokter Tyas kan muslim pasti beliau juga sedang saur jadi ya gak ganggu tidur malemnya. Aku lapor ke … read more »

Cats: Almathea Valezka, Pregnancy, Weekend

Alhamdulillah, Alma Sudah Pulang

October 3, 2007 • 10:23 pm

Alhamdulillah, Alma Sudah Pulang

Alhamdulillah Alma kemaren udah bisa pulang. Waktu senen aku jemput ke RS hasil bilirubinnya 10, udah jauh turun sih dari 17,8, tapi dokter belum memperbolehkan Alma pulang jadi diinep 1 malem lagi di ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Aku pikir mungkin ini yang terbaik, karena nilai 10 masih mendekati 12. Blue lightnya juga udah dikurangin menjadi 1. Di ruang ini Alma dirawat bersama dengan bayi-bayi lain yang kasusnya sama, bahkan ada juga yang lebih parah. Aku juga liat ada bayi yang keciiiiil banget deh cuma 1600 gram dan udah sebulan dirawat.

Malamnya dokter telpon dan menginformasikan kalo Alma akan diambil darahnya jam 6 pagi jadi kalo hasilnya bagus jam 9 udah boleh dibawa pulang. Aku berangkat sama mama mertua jam 8 kurang. Sampe di RS suster bilang hasil bilirubin Alma 6,5 dan udah dokter bilang udah bisa pulang. Untuk make sure aja aku minta disambungin ngomong langsung sama dokternya. Sekalian minta informasi untuk mengantisipasi agar hal ini gak terjadi lagi. Katanya Alma harus banyak minum, dan hari senen nanti diminta datang lagi untuk kontrol.

Suster mempersiapkan Alma untuk dibawa pulang sekalian memberikan banyak informasi dan tips kepadaku tentang cara menyusui yang benar. Suster bilang selama di RS Alma minumnya udah banyak dan sering nangis. Oh iya pusernya juga udah puput jadi nanti mandiinnya udah enak, tapi sayang puputannya gak tau kemana padahal pengen banget dibawa pulang. Aku seneng banget sama service yang diberikan suster-suster di ruang NICU, mereka banyak banget membantu dan memberikan informasi kepada pasien tanpa perlu ditanya. Dan kalo ada apa-apa aku diminta untuk langsung telp kesana. Satu orang suster yang mengantar Alma sampe ke mobil memanggil Alma dengan sebutan ’si bule’. Loh emang Alma kayak bule ya? mungkin karena kulitnya yang putih dan idungnya yang mancung. Oh iya Alma punya lesung pipi loh di sebelah kiri, nurun dari bundanya ni, hehehe…

Pulang dari RS, Alma masih doyan bobo lama, aku khawatir banget kalo nanti bilirubinnya naek lagi. Soalnya setiap pup or pipis masih aja gak nangis, dah gitu kalo mau minum juga harus dipaksa bangun walopun minumnya udah mayan banyak. Alma … read more »

Cats: Almathea Valezka, Curhat

Alma Kuning

October 1, 2007 • 12:39 am

Alma Kuning

Halo teman-teman semua, mohon maaf banget nih baru sempet nge blog lagi, secara baru aja abis melahirkan gitu looh…Yep…yep…si dedek emang lahir di minggu 37, 18 hari lebih awal dari perkiraan tanggal lahir, tapi bukan prematur loh karena usianya udah 9 bulan 1 minggu. Si dedek emang mungil, kurang dari 3kg mungkin karena kemaren sempet ketinggalan BB nya. Tapi gpp kok, yang pentingkan gak lahir dengan berat badan rendah jadi masih aman-aman aja.

Tapi sayangnya saat ini kebahagiaan kami sedang terusik oleh berita kurang baik, tepat 1 minggu usianya si dedek harus dirawat inap dirumah sakit karena bilirubinnya tinggi yang mengakibatkan dedek mengalami “kuning”.

Sebelumnya aku mau sedikit meringkas tentang kuning pada bayi ini dari berbagai artikel dan informasi dari dokter.

Kuning pada bayi disebut kuning fisiologis (normal) alias bukan karena kelainan atau penyakit melainkan fungsi organnya, yaitu hati, belum matang. Sumber utama bilirubin adalah dari hasil pemecahan sel darah merah. Sel darah merah dewasa (berumur sekitar 120 hari) memang akan pecah, dan salah satu hasil uraiannya adalah bilirubin. Nah, kandungan “sampah” dari proses pemecahan itu disebut bilirubin indirek. Semasa janin, bilirubin indirek ini akan dibuang oleh plasenta dan masuk ke hati ibu untuk selanjutnya diproses di hati menjadi bilirubin direk dan dibuang tinja. Bilirubin indirek memang harus dibuang karena dalam kadar tinggi dapat bersifat sebagai racun. Segera setelah lahir, bayi harus mengolah sendiri bilirubin indirek di hatinya. Tapi karena fungsi hatinya belum sempurna lantaran belum matang, proses penghancuran dan pembuangan bilirubin jadi lambat, hingga bilirubin indireknya tetap tinggi. Fungsi tersebut baru bisa berlangsung normal bila organ hatinya sudah matang, yakni sekitar 3-4 hari setelah lahir.

Penyebab lain kuning pada bayi antara lain adanya perbedaan golongan darah si bayi dengan sang ibu. Nah golongan darah dedek O seperti ayahnya sementara golongan darah aku A. Waktu di RS, suster udah pernah ngingetin kalo hal ini bisa bikin dedek kuning.

Sabtu kemaren emang jadwal kontrol si dedek, sekalian mau imunisasi polio. Dokter bilang bilirubin dedek harus di cek lagi soalnya si dedek udah menunjukkan gejala kuning. Begitu dikasi surat pengantar sama dokter, kami langsung ke ruang laboratorium untuk diambil darahnya. Hasil tes bisa ditunggu selama … read more »

Cats: Almathea Valezka, Blue