Tanggal 26 Juni lalu kami menghadiri acara laporan evaluasi perkembangan anak di TPAM sekaligus juga pelepasan bagi para siswa yang telah lulus dari sekolah ini.
Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya bahwa alma saat ini mengikuti playgroup di Taman Pengembangan Anak (TPA) Makara Fakultas Psikologi UI. Pada saat acara pembukaan, salah seorang pembina, Dr. Fida menyebutkan bahwa TPA Makara memperoleh predikat TPA terbaik se-Jakarta. Gak heran karena anak- anak seperti berada di KIDZANIA versi asli nyata
Saya salut banget dengan guru-guru di TPA (yang disebut Cofas – CoFasilitator) yang begitu berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya, menjaga setiap anak didik agar nyaman bersekolah disana, mendidik mereka agar berbudi pekerti yang baik, yang gak kenal lelah dari pagi hingga sore memandu mereka tanpa sekalipun mereka pegang HANDPHONE. Hebat !!!. Mereka yang amat sangat ramah dan menyambut anak-anak dengan wajah riang gembira. Duh, rasanya mau dikasih gift semahal apapun untuk mereka tidak mungkin bisa terbayar semua pengorbanan dan dedikasi mereka selama ini menjaga Alma. (saya kutip ini dari tulisan di blog kakak saya saat keponakan saya lulus-lulusan kemaren karena saya emang sangat setuju dengan statement ini). Disini tidak diajarkan baca-baca doa yang ribet, disini benar-benar diajarkan budi pekerti.
Untuk info mengenai TPA Makara yang lebih lengkap dan baru saja ditulis oleh kakak saya berisi program dan foto-fotonya silahkan baca link berikut:
http://yuridza.multiply.com/journal/item/1102/TPA_Makara_Psikologi_UI_
dan disini http://yuridza.multiply.com/journal/item/1101/Fadlan_Lulus2an
Pada acara ini ditampilkan foto-foto keseharian kegiatan anak-anak, betapa selama ini kami hanya tahu kegiatan alma melalui buku penghubungnya, jadi ketika melihat foto-foto kegiatannya saat menempel, menggambar, menyiram tanaman, bermain pasir, memberi makan ikan, jalan-jalan lingkungan kampus dan dikenalkan dengan satpam kampus, tukang sapu, bis kuning, kantor pos, bank, dll, juga melihat alma bermain bersama teman-temannya sungguh membuat saya terharu.
Beberapa hasil karya Alma, ada 34 halaman
Sekolah ini sangat sederhana, anak-anak tidak diharuskan memakai seragam, pada saat lulus-lulusan pun tidak ada panggung besar, acara tari-tari ataupun kostum-kostum mewah, bahkan pada saat pembagian hasil evaluasi kemarin pun semuanya sangat simple, hasil kreasi anak-anak ditampilkan dalam jilid yang sederhana, justru hal seperti inilah … read more »









